Makanan Halal dan Haram

walaupun, pengetahuan agama saya kurang, walaupun sholat saya masih blantang – blentong.. tidak full 5 waktu, apabila dibandingkan dengan anda, atau orang yang memang belajar agama islam secara mendalam, tapi saya mencoba untuk hidup dengan selalu memperhatikan perintah dan larangan dari Allah SWT, yaitu dengan hati-hati mengkonsumsi makanan dan minuman dan obat-obatan.

Barang Najis untuk umat Islam

Produk Babi dan Keturunannya

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang beragama ISLAM terbesar di dunia, akan tetapi makanan dan minumannya, banyak yang mengandung BABI… sungguh ironis, oleh karena itu, saya himbau teman-teman agar waspada dalam membeli makanan dan minuman.

agar aman, sebaiknya beli makanan dan minuman yang sudah ada logo HALAL dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau MUI Luar Negeri, kenapa? karena produk yang sudah ada LOGO HALAL – MUI, kurang lebihnya sudah diperiksa secara laboratorium. ini ada link untuk mengetahui produk-produk yang sudah halal :http://www.direktorihalal.com/ serta link ini

jangan heran dan bingung, kalau doa saya, anda dan kita semua umat islam, susah di kabul, atau lambat, itu mungkin, karena badan kita ini penuh dengan barang najis…

atau kenapa tidak sakti-sakti.. sudah baca suatu ayat ribuan kali.. tapi kok tidak bisa digunakan…

saya dulu, hobi makan martabak.. tapi sejak dapat info dari MUI, saya hampir tidak pernah lagi.. ternyata  bahwa mentega (apalagi mentega kiloan, yang tidak jelas komposisi-nya, dan umumnya pedagang martabak manis pinggir jalan beli mentega yang kiloan, bukan yang bermerk), meces/meses yang dipakai umumnya mengandung babi, kadang kala waktu diolesi bagian luar martabak, menggunakan koas, nah koas nya itu juga harus di waspadai dari bulu babi.. ciri-ciri koas dari bulu babi:

1. berwarna putih, apabila dibakar, baunya seperti rambut terbakar, nah kalau sudah seperti itu, maka harus waspada, apakah itu bulu babi atau bulu binatang lain.

2. ada tulisan ada kata ‘Bristle’ pada gagang kuas. Dalam kamus Webster, kata itu berarti bulu babi.

Sementara bila kuas itu terbuat dari ijuk atau sabut ketika dibakar pasti akan langsung terbakar, dan tidak mengeluarkan aroma spesifik selain bau abu pembakaran. Ketika dibandingkan dengan sapu ijuk dibakar jelas sekali terdapat perbedaan bau yang sangat kentara.

logo halal ada 2 jenis yang beredar di pasaran… ada yang seperti ini:

logo halal yang masih di ragukan

logo halal yang masih di ragukan komposisi dari isi bahannya, apakah mutlak halal atau sekedar logo-logoan..

logo-halal MUI, sudah di periksa di laboratorium

logo-halal MUI, sudah di periksa di laboratorium

 

OKE BRO… WASPADA… WASPADALAH….

kita kan kalo disuruh makan daging babi pasti menolak.. tapi kalo di kasih makanan dan minuman yang didalamnya ada unsur babi, di sikat terus.. hal ini karena ketidak tahuan dari kita. oleh karena itu, apabila sudah membaca tulisan saya ini, sudah tidak ada alasan lagi, untuk lebih waspada dalam mengkonsumsi suatu makanan dan minuman serta obat-obatan…

ada pepatah ” lebih baik beli minyak onta cap babi, atau beli minyak babi cap onta?” nah pilih yang mana…??

Advertisements

About ridobrown

sama seperti dengan anda, masih butuh uang untuk kehidupan....
This entry was posted in Ilmu Goib. Bookmark the permalink.

9 Responses to Makanan Halal dan Haram

  1. Rondy says:

    Tanks infonya bro…

    • agus says:

      Nasehat untuk ridobrown. Anda sudah bagus hati-hati terhadap makanan dan minuman halal atau haram, sayang justru amal yang pertama kali dihisab ialah sholat : bunyinya dalam bahasa indonesia ya bro, ini hadits Qudsi berfirman Allah taala Aku telah mewajibkan umatku atas sholat 5 waktu, barangsiapa yang bisa menjaganya aku janjikan kepadanya Surga, bila tidak bisa menjaganya maka tidak ada janji Aku (Allah) atas dirinya orang. ( HR Abu Dawud)
      So bro, semoga dengan kebaikanmu ini Allah membuka hidayah kepadamu. Amiin

      • ridobrown says:

        betul bro terima kasih atas nasehatnya….solat itu tiang agama… kalo saya sich..solat tidak mengharap masuk surga…kalo mengharap, maka tidak sah solat saya… artinya saya mengharapkan pamrih…sedangkan Allah itu Maha Kaya.. tidak butuh solat saya..yang butuh adalah saya… tapi kebanyakan yang masuk neraka adalah orang yang solat…SURAT AL MAUN ayat 1 s/d 7

  2. subhanalloh….maapin aq kalo sudah makan yang gak halal.hikz hikz

  3. agus says:

    informasinya informatif bro. thanks

  4. den zuhri says:

    tausiyah bil haq…. siiip, hebat dlm berbuat kebaikan!!!!

  5. abu khairiy says:

    Justru yg namanya ibadah itu tujuannya mengharap surga, kan tujuan akhir setelah mati cuma surga dan neraka. nabi dan malaikat aja mengharap surga, masa kita nggak?
    Trus masalah sholat dalam tafsir al maun itu yg celaka bukan yg rajin sholat, tp yg sholatnya bolong2, sholat tdk tepat waktu, sholat ketika waktunya habis, sholatnya riya yaitu di depan org sholat tp ketika sendirian gak mau.
    “Berada di dalam syurga, mereka tanya menanya (40), Tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa (41), “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”(42), Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat (43), (al mudatstsir 40-43)

    • ridobrown says:

      ibadah mengharapkan surga.. = tidak iklas.. = tidak masuk surga… tapi kalo ibadahnya iklas otomatis masuk sorga.. coba di baca dan di artikan.. doa iftitah.. waktu solat

      solat yang bolong2 dan yang tepat waktu..itu hanya ritualnya.. tujuan utama dari solat itu.. mencegah perbuatan keji dan mungkar.. apakah sudah bisa??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s